img-20160815-wa0006

Astagfirullah…!!! Tubuh IRT Hancur Dilindas Truk Bermuatan Semen

TAK KUAT MENANJAK SAAT NAIK GUNUNG, BADAN DAN KAKI TERPISAH, JANTUNG IKUT TERKELUAR

Satlantaskukar.com, Kutai Kartanegara – Senin (15/8) sore sekitar pukul 16.30 Wita, suasana di Jalur Poros Samarinda – Sebulu, atau tepatnya di Jalan Mulawarman, Desa Karang Tunggal, RT 11, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara (Kukar) mendadak ramai. Bukan karena sedang berlangsung sebuah acara, melainkan terjadi kecelakaan tragis yang menimpa seorang ibu rumah tangga (IRT).

Tampak terlihat tubuh wanita berhijab tersebut hancur. Kaki, tangan serta perutnya terpisah dan berhamburan dijalan. Bahkan isi dalam perut sampai jantung juga ikut terkeluar.

” Iya mas benar. Kondisi korban hancur setelah bagian perutnya terlindas ban truk bermuatan semen tersebut. Kedua kakinya putus, bahkan jantungnya juga terkeluar,” kata Kapolsek Tenggarong Seberang AKP Andin Wisnu Sudibyo kepada harian ini.

Setelah dilakukan pendataan, wanita tersebut diketahui bernama Iin Mas’udah (38) warga Desa Karang Tunggal, Blok C, RT 11, Tenggarong Seberang. Saat kejadian Iin sedang mengendarai sepeda motor merek Suzuki Skywave warna hitam KT 5685 IH. Sementara truk yang melindasnya bermerek Mistubushi Fuso KT 8402 ME warna orange yang dikemudikan Abdul Malik (45) warga Jalan Soekarno Hatta, RT 25, Desa Loa Janan Ulu, Kecamatan Loa Janan, Kukar.

” Jadi waktu itu truk fuso tersebut sedang melintas dari arah Samarinda menuju Sebulu. Setibanya di tanjakan L2, truk bermuatan semen itu tak kuat menanjak dan meluncur mundur. Ternyata dibelakang truk tersebut ada korban yang sedang mengendarai motor. Karena jarak antara truk dan korban sangat dekat, akhirnya ban truk tersebut melindas tubuh korban beserta motornya,” urai Andin.

Tak ayal, warga yang melihat kejadian itu langsung mendekat. Bahkan sejumlah warga menyaksikan kecelakaan tersebut bergegas mengambilkan daun pisang dan koran untuk menutupi tubuh Iin yang sudah hancur. Setelah mendapatkan laporan, petugas Satlantas dari Polsek Tenggarong Seberang tiba dilokasi dan mengevakuasi jasad Iin untuk dibawa ke rumah sakit.

” Untuk kecelakaan ini langsung diserahkan ke Satlantas Polres Kukar. Bahkan sopir truk tersebut juga sudah diamankan dan dimintai keterangan,” tutur Andin. (bayu – 1news.id)

img-20160829-wa0011-1068x801

Ayah dan Anak Tewas

TABRAK LARI DI JALUR TENGGARONG-KOTA BANGUN

Satlantaskukar.com, Kutai Kartanegara – Jalan raya di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), termasuk rawan terjadi kecelakaan lalulintas (Lakalantas). Seperti Senin (29/8/2016) sore kemarin, sekitar pukul 17.00 Wita, terjadi lakalantas di jalur poros Tenggarong-Kota Bangun, tepatnya di jalan raya kawasan Kelurahan Loa Ipuh Darat, Kecamatan Tenggarong. Tidak tanggung-tanggung, seketika 2 nyawa melayang.

Belakangan diketahui korbannya bernama Juhri (64) dan Reza Aditya (7), keduanya merupakan ayah dan anak yang tinggal di RT 06 Desa Bukit Pariaman, Kecamatan Tenggarong Seberang. Naas terjadi ketika keduanya menunggangi sepeda motor Yamaha Jupiter MX berwarna merah marun KT 6813 CH. Sebelum kejadian motor dikemudikan Juhri membonceng Reza terlihat meluncur dari arah Kota Bangun menuju Tenggarong.

“Diduga ketika melalui jalan menurun serta menikung tajam ke kiri, motor dikemudikan Juhri kehilangan kendali. Sehingga motor itu mengambil jalur sebelah kanan. Ketika itulah dari arah berlawanan datang sebuah mobil sehingga terjadi tabrakan. Akibatnya kedua korban yakni Juhri dan Reza langsung meninggal dunia di lokasi kejadian,” kata Kapolres Kukar AKBP Fadillah Zulkarnaen didampingi Kepala Kasat Lantas AKP Afrian Satya Permadi kepada harian ini.

Lantaran lokasi kejadian jauh dari pemukiman penduduk, apalagi saat tabrakan berlangsung tak ada pengguna jalan lain yang melintas, mobil yang beradu keras dengan motor ditunggangi kedua korban, langsung tancap gas alias kabur. Belakangan pengguna jalan lainnya baru mengetahui naas tersebut, ketika melintas di Tempat Kejadian Perkara (TKP) mendapati jasad kedua korban.

“Jadi begitu ada laporan dari warga, kami beserta sejumlah petugas langsung meluncur ke TKP,” kata Afrian, lagi.

Setibanya di TKP, petugas Sat Lantas Polres Kukar kemudian mengevakuasi jasad kedua korban ke rumah sakit. Sampai malam tadi polisi belum menemukan mobil yang menabrak lagi kedua korban.

“Petugas sudah dikerahkan untuk mencari mobil penabrak lari tersebut,” tambahnya.(bayu – 1news.id)

Laka Lantas Loajanan – Balikpapan, Pengemudi Meninggal

Laka Lantas Loajanan – Balikpapan, Pengemudi Meninggal

Satlantaskukar.com, Kutai kartanegara – Korban Laka Lantas yang terjadi Minggu (22/5), Hoiyeroh (26) yang sebelumnya dinyatakan kritis pada akhirnya meninggal dunia dihari yang sama.

Diketahui, kecelakaan terjadi di jalan Kilometer (Km) 24 Desa Batuah antara motor matic Yamaha Mio GT warna putih dengan Nopol KT 6604 ID dikemudikan bernama Wiqaksono (21), melawan motor metik Honda Beat warna putih KT 2146 OP dikendarai Hoiyeroh (26), warga Desa Batuah.

“Dari keterangan sejumlah saksi mata menyebutkan sepeda motor dikemudikan Wiqaksono meluncur kencang dari arah Samarinda menuju Balikpapan. Begitu berada di lokasi kejadian dengan kondisi jalan menanjak lurus serta menikung ke kanan, terlihat motor Wiqaksono agak melambung sehingga ‘makan’ jalur kanan jalan,” papar Kepala Satuan Lalulintas (Kasat Lantas) AKP Afrian Satya Permadi pada 1News.id seperti diberitakan sebelumnya.

Korban bernama Wiqaksono dinyatakan tewas di TKP, sedangkan Hoiyeroh dalam keadaan kritis dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Abdul Moeis Samarinda Seberang.

Tabrakan di jalur poros Loajanan – Balikpapan tersebut memang sempat menyebabkan kemacetan panjang di arus lalulintas kendaraan arah Balikpapan menuju Samarinda maupun sebaliknya.

Korban Wiqaksono bersama motor tunggangannya bahkan terlempar ke luar badan jalan. Begitu pula bebek metik dikemudikan Hoiyeroh, terpental ke tepi jalan. Sedangkan tubuh Hoiyeroh tergeletak di tengah jalan. Tentu saja insiden itu langsung .

Dari informasi yang dihimpun 1News.id, Korban Hoiyeroh sebelumnya sedang dalam keadaan bekerja. Saat kecelakaan terjadi, ia sedang dalam perjalanan membeli ayam untuk bahan sate.

Pasca dinyatakan tewas, Hoiyeroh akan segera dipulangkan ke Balikpapan. Dan rencananya akan dikebumikan Senin (23/5) ini. (Bayu – 1news.id)